Ok langsung aja, disini jika kita berbicara tentang Valve atau Steam pasti apa yang para gamer pikirkan disini pastinya berhubungan dengan game. Mau tidak mau Valve ini merupakan salah satu distributor game dan game developer terbesar di dunia.  Untuk para gamer kelas berat saja, siapa yang ngga tau game CS:GO, Team Fortress, Dota 2, atau lain sebagainya? saya yakin hampir semua gamer tahu game-game tersebut, biarpun dia belum pernah main game-game tersebut tapi pasti dia tahu, akibat dari pamor game tersebut.
Founder dari Perusahaan ini adalah mantan pekerja Microsoft yaitu Gabe Newell dan Mike Harrington dan jangan salah dia pernah belajar di Harvard University meskipun di drop out akan alasan tertentu. Perusahaan valve ini sebenarnya sering mengalami jatuh bangun kita ambil contoh Game Half-Life. Salah satu kendala dari game ini ialah susahnya melakukan patch, jika valve ingin melakukan patch pada game ini maka game ini harus maintenance selama beberapa hari, dan itu merupakan kerugian besar bagi perusahaan valve. Akibat dari kendala tersebut terbentuklah inovasi atau pemikiran untuk membuat engine dan engine itu disebut Steam. Dengan Engine ini Valve tidak perlu lagi update/maintenance/patch dengan waktu yang lama dan update sudah bisa langsung dilakukan di engine Steam itu sendiri. Setelah Kesuksesan half-life muncullah game-game besar lainnya seperti Dota 2 atau CS:GO.



Tahukah kalian hal yang paling menarik dari Valve (steam) ini? hal yang paling menarik adalah sistem pemasaran mereka. Bagaimana sistem pemasaran mereka? mereka melakukan diskon besar-besaran di produk game yang mereka jual mulai dari 10-90%. Mungkin terdengar gila ketika mendengar diskon 90% tapi dengan diskon itu pula dapat membuat kita tergiur untuk membeli game tersebut dan itulah yang membuat Valve (steam) sukses besar.

Hikmah preneurship yang bisa kita ambil dari Perusahaan ini adalah, semua hal di dunia ini pasti kita jalani dengan jatuh bangun tetapi jangan langsung menyerah dan jika kalian sudah berhasil, buatlah selalu inovasi-inovasi baru agar dapat memajukan hal yang kalian kerjakan tersebut.

Fun fact, Mantan kepala Pemasaran Valve (steam), Yanis Varoufakis, menjabat menjadi menteri keuangan Yunani.



Perkembangan Eccomerce di Indonesia sudah berjalan selama bertahun-tahun, dalam kurun waktu itu pula sudah banyak perusahaan Ecommerce yang bergerak diberbagai macam bidang seperti Elektronik, hiburan, permainan, furnitur, dan lain-lain. Tapi ada beberapa masalah yang harus dihadapi terlebih dahulu oleh masyarakat Indonesia ketika mereka ingin membuka suatu usaha Ecommerce, itu adalah jenis Ecommerce itu sendiri. Apakah saya harus membuka Ecommerce dibidang furnitur? Apakah saya akan mendapatkan revenue yang wajar jika saya membuka usaha ini? Apakah banyak orang yang suka menjalankan kegiatan Ecommerce di bidang ini? Pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti sekilas terlintas di pikiran kita ketika kita ingin membuka suatu usaha. Berikut adalah tips jenis usaha untuk dapat membuka usaha Ecommerce di Indonesia.

Research
First thing first, kita harus mencari tahu akan perkembangan ekonomi di Ecommerce Indonesia saat ini. Seperti yang dapat kita lihat diagram di bawah akan pertumbuhan ekonomi (revenue) Ecommerce di Indonesia.

Pertumbuhan Ecommerce yang tergolong paling besar dipegang oleh kategori Fashion dan untuk yang paling yang kecil dipegang oleh kategori Food & personal care.


Brain storming
Apakah kalian akan langsung memilih Eccomerce dalam kategori fashion untuk bisnis kalian? Apakah dikarenakan kategori Fashion memiliki revenue tertinggi sehingga kalian ingin membuka bisnis dalam bidang tersebut? Itu merupakan pemikirian yang salah. Ketika kalian melihat revenue yang besar di suatu kategori/bidang, itu mengidikasikan bahwa Ecommerce di bidang tersebut memiliki cukup banyak pesaing, dan pesaing-pesaing tersebut bukan pesaing-pesaing kecil, dalam hal fashion pesaing yang akan kalian hadapi adalah seperti lazada dan matahari mall.

Jadi kategori apa yang harus kalian pilih? Ketika kalian melihat revenue yang besar mengidikasikan susahnya persaingan, oleh karena itu disini disarankan kalian untuk memilih sebaliknya. Apa itu? kategori Food and personal Care dimana dengan revenue kecil diindikasikan belum terlalu susahnya persaingan di bidang tersebut.


Magic touch
Apakah kalian hanya akan membuat perusahaan Ecommerce dalam kategori Food and personal care dengan begitu saja? Tentu tidak dalam hal ini kalian memerlukan sentuhan kreativitas kalian dalam membuat usaha bisnis tersebut. Kita dapat mengambil contoh kreatif dari perusahan "Lunch Spread".


Detail "How it works" dari perusahaan Lunchspread ini adalah, dengan fee tertentu mereka mempromosikan free samples dari restaurant ke pelanggan, biasanya orang-orang yang bekerja di kantor. Pelanggan yang ingin mencicipi free samples dari restaurant tersebut harus mendaftarkan diri mereka terlebih dahulu agar terkoneksi dengan restaurant-restaurant partner. Identitas makanan dan restaurant akan dirahasiakan agar mereka dapat menjawab survei akan sample food yang mereka konsumsi.

Artikel hanya berisi riset dan opini dari diri saya, mahasiswa S1 Technopreneuship, bukan sebuah kewajiban bagi pembaca untuk mengikuti seluruh artikel ini. Disini hanya tinggal pintar dan kreatif kalian dalam membentuk usaha bisnis kalian.
Semoga bermanfaat.

Sudah banyak orang yang melaksanakan kegiatan Ecommerce, bahkan ketika anda memesan transportasi online lewat aplikasi saja sudah termasuk kegiatan Ecommerce. Mulai dari membeli garam sampai dengan membeli tiket pesawat, jika hal-hal tersebut melibatkan proses jual beli dengan menggunakan fasilitas elektronik seperti internet artinya itu sudah disebut juga sebagai kegiatan Ecommerce.

Jaman sekarang sudah banyak barang yang diperjual belikan lewat internet, tapi apakah kalian tahu dari mana awal mula semua itu? Apakah kalian tahu barang apa yang pertama kali dijual di internet?
Berdasarkan tweet "Pizza Hut", barang pertama yang diperjualbelikan lewat internet adalah produk Pizza Hut pada tahun 1994. Banyak orang yang beranggapan bahwa produk Pizza Hutlah yang pertama kali dibeli secara online, faktanya ternyata tidak seperti itu.


Dalam surat kabar "New York Times" memang pembelian barang pertama secara online dilakukan pada tahun 1994 tapi tidak oleh Pizza Hut. Jika kita ingin tahu siapa yang pertama kali melakukan kegiatan Ecommerce kita harus kembali sebelum World Wide Web bahkan itu sendiri, kita harus kembali ke tahun 1969 dimana era ARPANET atau yang biasa disebut juga "Advanced Research Projects Agency Network" dimulai.


ARPANET
Secara garis besar ARPANET pada tahun 1969 digunakan sebagai perangkat guna memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam hal sharing. Jadi bayangkan jika anda memiliki kapasitas untuk berkomunikasi dengan banyak mahasiswa di Amerika, untuk mahasiswa Stanford hal pertama yang mereka lakukan adalah membeli ganja dari mahasiswa MIT pada saat itu. Tapi dikarenakan itu hanya sekedar chat biasa dan tidak ada kegiatan jual beli yang sebenarnya seperti yang kita lakukan di jaman sekarang hal tersebut tidak bisa disebut Ecommerce dan itu juga merupakan hal yang ilegal.

Jane Snowball
Berjalannya waktu, pada bulan Mei tahun 1989 seorang nenek Inggris berumur 72 tahun yang bernama Jane Snowball membeli mentega, telur, dan sereal dengan menggunakan Video Tex. Apa itu video tex? Pada dasarnya Video Tex adalah sebuah TV yang dapat menyambungkan jaringan telepon anda ke jaringan telpon toko-toko disekitar dimana Jane bisa memesan barang-barang tersebut dan meminta orang-orang toko untuk mengantarnya ke rumah Jane dan Jane membayar mereka secara kas. Tapi sayangnya Video Tex belum bisa menjadi sesuatu yang diterima publik sehingga kegiatan tersebut belum bisa dibilang Eccomerce.

The Key Pioneer
1994, tahun dimana Ecommerce dimulai. Tapi disini bukan Pizza Hut yang bersifat sebagai kunci tetapi lebih tepatnya seseorang yang bernama Dan Kohn. Dan Kohn  merupakan orang yang pertama melakukan kegiatan web start-up pada saat itu. Kegiatan Ecommerce pertama pun dimulai pada tanggal 11 Agustus 1994 dimana teman Dan Kohn membeli CD musik band STING atau yang disebut juga dengan "First Secure Online Transaction".

Disinilah peran Dan Kohn sebagai pemegang kunci untuk membuka pintu dunia Ecommerce seperti yang kita tahu saat ini.

Hari ini merupakan salah satu hari raya yang banyak dirayakan banyak orang yaitu Chinese New Year. Banyak pembisnis menganggap bahwa hari-hari raya seperti ini merupakan kesempatan mereka untuk meningkatkan penjualan mereka pada hari raya tersebut, apa yang mereka pikirkan itu benar. Contoh, ketika menjelang lebaran kita dapat melihat banyak orang yang ingin membeli minuman dan makanan ringan untuk ditaruh di ruang tamu mereka agar dapat menyambut tamu-tamu dari luar dengan baik. Minuman dapat berupa jus, soft drink, dan lain-lain.

Perusahaan-perusahaan minuman seperti halnya Coca-cola secara umum pasti akan meningkatkan produksi soft drink mereka guna memenuhi kebutuhan atau demand akan minuman tersebut. Tapi itu merupakan hal yang umum, masih banyak hal-hal lain yang dapat dilakukan oleh perusahaan-perusahaan untuk menunjang bisnis mereka pada hari tersebut.

Saya akan memberitahukan anda fun fact mengenai statistik potensial di hari hari raya yang ada. Menurut data yang didapat dari facebook 1 dari 2 orang ingin membeli barang untuk mereka sendiri dan 2 dari 7 orang tidak tahu apa yang akan mereka beli untuk kenalan atau orang yang mereka kenal.


List of gift

Seperti yang kita ketahui, banyak orang bingung untuk membeli hadiah bagi orang lain. Bayangkan anda seorang pelanggan dan anda sedang mencari barang yang terbaik untuk kado bagi seseorang disebuah website, akan lebih mudah jika website memberi opsi kado bukan?

Mungkin bagi kalian untuk melakukan hal diatas merupakan hal yang mudah tapi sebenarnya tidak. Perusahaan-perusahaan seperti Tokopedia, Zalora, Amazon, atau Alibaba tetap melakukan riset mereka akan apa yang pelanggan inginkan untuk hari raya. Pengkajian data yang besar, A/B testing, dan teknik-teknik marketing lainnya sangat perlu dilakukan guna menentukan list of gift tersebut.

Tambahan tips, tambahkan suasana hari raya di produk anda.


Be smart with ads

Pada umumnya konsumen mencari hadiah dengan menggunakan search engine, jika anda ingin produk anda ditemukan di search engine anda harus menggunakan keyword yang tepat. Dengan begitu website anda akan dengan mudah ditemukan dan akan sering dikunjungi.

Konsumen pastinya akan mengetik di search engine mereka berhubungan dengan hari raya seperti diskon natal, angpao Chinese new year, diskon lebaran, etc. Jadi akan lebih bagus jika anda menaruh phrase-phrase tersebut di iklan anda, dan jangan lupa untuk memberikan pembeda di iklan anda.


Kupon hari raya

Anda pasti pernah mendapatkan kupon dan rata-rata kupon memiliki batas untuk bisa digunakan di suatu bisnis. Menciptakan rasa urgent pada diri konsumen merupakan kesempatan yang baik bagi pembisnis terutama di hari raya ini. Rata-rata orang pastinya tidak ingin rugi akan sesuatu dan jika mereka memiliki kupon di hari-hari terakhir promo kupon tersebut pastinya mereka akan menggunakannya.

Kupon sangatlah berguna bagi pembisnis di hari raya, terutama hari-hari terakhir di hari raya. Pastikan kupon anda bermanfaat bagi konsumen dan anda sendiri.

So remember, pintar-pintarlah dalam menghadapi hari raya.

Di Indonesia bahkan di dunia sudah banyak usaha-usaha yang dilakukan olah orang banyak guna membuat bisnis mandiri bagi masyarakat. Dalam hal ini orang-orang banyak membuat model-model bisnis guna menggambarkan pemikiran mereka guna menciptkan, memberikan, dan menangkap nilai-nilai positif maupun negatif dalam masyarakat.

Diperkirakan di tahun 2017 ini usaha Ecommerce di Indonesia akan masuk ke tahap stagnant dan hanya orang-orang yang dapat menciptakan value proposition, keunikan dan diferensiasi serta dilengkapi dengan kreatifitas tinggi yang dapat mengembangkan bisnis-bisnis model tersebut ke tahap yang lebih baik.

Berikut adalah daftar bisnis-bisnis dunia yang unik serta memiliki value menarik:

1. Skillshare  
Skillshare adalah sebuah platform yang diciptakan oleh Malcolm Ong dan Michael Karnjanaprakorn pada tahun 2011 sebagai tempat komunitas bagi siapapun yang ingin belajar bahkan mengajar. Pada awalnya Skillshare merupakan tempat pembelajaran yang cukup mahal. Dengan biaya US$ 20 sampai dengan US$ 25 per bulan anda sudah diajar oleh para ahli-ahli terntentu. Tapi sekarang dengan menganut konsep semua orang bisa mengajar biaya pembelajaran per bulannya adalah US$ 10.

Jadi apa yang membuat Skillshare ini unik? kebanyakan bisnis edukasi banyak menggunakan tenaga kerja yang memiliki background seperti profesor, guru, ilmuan, dokter, dan lain lain, tapi di Skillshare tidak hanya orang-orang yang bekerja di bidang edukasi saja yang dapat mengajar di Skillshare ahli-ahli yang memiliki multi talenta lainnya juga dapat mengajar di platform Skillshare ini.



2. Stitch Fix

Apakah anda pernah bermain game yang memerlukan avatar? Kalian disuruh untuk menghias avatar kalian sesuai keinginan kalian bukan? Perusahaan personal jasa styling yang diciptakan oleh Katrina Lake ini memiliki konsep yang sama tetapi apa yang kalian hias bukanlah sebuah avatar lagi tetapi diri kalian sendiri.

Melihat dari data diri yang sudah kalian masukan ke database perusahaan tersebut, perusahaan mengerti akan ukuran, bentuk, bahkan gaya hidup dan memberi konsumer opsi pakaian dan accessories.

Konsep retail yang belum pernah ada tersebut membuat binis model yang diciptakan oleh Katrina Lake ini menjadi salah satu bisnis model terunik.


3. Warby Parker
Warby Parker merupakan brand amerika yang menjual resep kacamata biasa dan kacamata hitam secara online maupun offline. perusahaan ini diciptakan oleh David Gilboa, Neil Blumenthal, Andrew Hunt, dan Jeffrey Raider pada tahun 2010.

Warby Parker memiliki konsep unik yang sama dengan perusahaan Stitch fix dimana dengan Warby Parker kita dapat mengatur kacamata yang kita sukai dengan menghilangkan middleman serta mematok harga yang murah dan memiliki pamor yang tinggi.


4. Uber
Di indonesia ada beberapa macam jasa transportasi online yang sudah banyak kita tahu seperti Grab, Go-jek, dan Uber. Tapi dari semua trasnportasi jasa tersebut, perusahaan jasa Trasi Kalanic dan Garrett Camp lah yang pertama kali menunjukan keunikan mereka dalam persaingan Ecommerce. Pada tahun 2009 mereka menciptkan platform jasa transportasi online sebagai tempat mempertemukan driver dengan pelanggan hanya dengan pencetan tombol.

"Every Private Driver", slogan tersebut merupakan salah satu kekuatan Uber. Meskipun banyak negara yang menentang adanya Uber dikarenakan mereka tidak termasuk transportasi umum melainkan transportasi pribadi, Uber tetap bisa meraup keuntungan sebesar US$500 juta pada tahun 2014 dan Uber juga sudah ada lebih di 500 kota di seluruh dunia.


5. Lunchspread 


Perusahaan ciptaan Hee Min Kim dan Andy Wang ini bersifat sebagai promotor bagi restaurant-restaurant yang baru maupun yang sudah lama. Konsep dari Lunchspread ini sama sederhananya dengan konsep Uber dimana uber mempertemukan Driver dengan pelanggan disini Lunchspread mempertemukan Restaurant dengan pelanggan (C2C).

Detail "How it works" dari perusahaan Lunchspread ini adalah, dengan fee tertentu mereka mempromosikan free samples dari restaurant ke pelanggan, biasanya orang-orang yang bekerja di kantor. Pelanggan yang ingin mencicipi free samples dari restaurant tersebut harus mendaftarkan diri mereka terlebih dahulu agar terkoneksi dengan restaurant-restaurant partner. Identitas makanan dan restaurant akan dirahasiakan agar mereka dapat menjawab survei akan sample food yang mereka konsumsi.

Keunikan yang dapat dilihat disini adalah pertimbangan Lunchspread bahwa semua orang suka makanan gratis dan mereka menggunakan itu sebagai strategi marketing mereka.


Pada artikel sebelumnya kita membahas tentang Ecommerce atau Electronic Commerce itu adalah sebuah kegiatan jual beli yang dilakukan oleh masyarakat. Dalam hal ini Ecommerce juga memerlukan fasilitas guna memudahkan kita dalam melakukan kegiatan jual beli tersebut. Dulu mungkin kita harus mencari barang yang kita inginkan dengan harus keluar dari rumah dan mencari barang tersebut seperti contoh kita harus mencari buku di toko buku terdekat, tapi sekarang dengan hanya membuka gadget kita kita sudah dapat membeli barang tersebut dan ini hal itu disebut online shopping website. Di dunia sekarang sudah banyak online shop dimana online shop tersebut menyediakan barang yang kita butuhkan. Di artikel ini kita akan membahas 10 online shop terbesar di dunia.


10. ModCloth


ModCloth adalah retailer online yang berasal dari amerika yang memiliki konsep barang jualan Indie ataupun vintage untuk pakaian wanita. Perusahaan online shop ini pertama kali didirikan oleh Susan Gregg dan Eric Koger pada tahun 2002. Dengan total pekerja sebanyak 350 orang perusahaan ModCloth ini meraup keuntungan sebesar $150 juta pada tahun 2014.


9. Zappos


Zappos adalah tempat penjualan sepatu dan baju online yang berpusat di. Perusahaan online shop ini pertama kali didirikan oleh Nick Swinmurn pada tahun 1999. Dengan total pekerja sebanyak 1,500 orang perusahaan Zappos ini meraup keuntungan sebesar $1 miliar pada tahun 2009.


8. Nasty Gal


Nasty Gal adalah retailer yang khusus menjual barang-barang fashion wanita muda. Perusahaan online shop ini pertama kali didirikan oleh Sophia Amoruso pada tahun 2006. Dengan total pekerja sebanyak 200 orang perusahaan Nasty Gal ini meraup keuntungan sebesar $300 juta pada tahun 2015.


7. Alibaba.com


Alibaba.com adalah perusahaan Ecommerce yang berasal dari negara bambu cina yang menyediakan layanan consumer to consumer, business to conusem, and business to business. Perusahaan Ecommerce ini pertama kali didirikan oleh Jack Ma pada tahun 1999. Dengan total pekerja sebanyak 46,000 orang perusahaan Alibaba.com ini meraup keuntungan sebesar CN¥ 100 miliar pada tahun 2016.


6. Mr Porter


Mr Porter adalah retailer yang rata-rata menjual barang-barang fashion pria. Perusahaan online shop ini pertama kali didirikan oleh Natalie Massenet pada tahun 2011. Dengan total pekerja sebanyak 3900 orang perusahaan Mr Poter ini meraup keuntungan sebesar €1,7  pada tahun 2015.


5. Etsy

Etsy adalah website Ecommerce yang terfokus akan barang-barang buatan tangan atau barang-barang vintage dan bahan-bahan persediaan. Perusahaan online shop ini pertama kali didirikan oleh Robert Kalin pada tahun 2005. Dengan total pekerja sebanyak 680 orang perusahaan Etsy ini meraup keuntungan sebesar $190 juta pada tahun 2014.


4. Walmart


Walmart adalah perusahaan multinational retail Amerika yang beroperasi sebagai rantai dari hypermarkets, discount departement stores, dan grocery stores. Perusahaan ini pertama kali didirikan oleh Sam Walton pada tahun 1962. Dengan total pekerja sebanyak 2,3 juta orang perusahaan Walmart ini meraup keuntungan sebesar $480 miliar pada tahun 2015


3. Asos


Asos adalah perusahaan online shop inggris yang beroperasi di bidang fashion dan beuty. Perusahaan ini pertama kali didirikan oleh Nick Robertson pada tahun 2000. Dengan total pekerja sebanyak 4000 orang perusahaan Asos ini meraup keuntungan sebesar £1 miliar pada tahun 2015.


2. eBay


Ebay adalah perusahaan multinational dan Ecommerce Amerika. Perusahaan ini pertama kali didirikan oleh Pierre Omidyar pada tahun 1995. Dengan total pekerja sebanyak 36,400 orang perusahaan Ebay ini meraup keuntungan sebesar $8,6 miliar pada tahun 2015.


1. Amazon

Amazon adalah perusahaan Ecommerce dan penyedia jasa cloud computing Amerika. Perusahaan ini pertama kali didirikan oleh Jeff Bezos pada tahun 1994. Dengan total pekerja sebanyak 260 ribu orang perusahaan Amazon ini meraup keuntungan sebesar $107 miliar pada tahun 2015.


Di Indonesia sudah banyak perusahaan bisnis elektronik, seperti contoh Tokopedia yang didirikan oleh william Tanuwijawa ataupun Bukalapak yang didirikan oleh Achmad Zaky. Jika tadi disebut tempat berbelanja online guna memudahkan kita untuk menjangkau barang yang kita ingin, dalam hal lain ada juga bisnis lain yang digemari banyak penggunanya guna memudahkan mereka dalam mobilitas mereka ke tempat-tempat yang mereka tuju, contoh yang dapat kita ambil adalah Go-jek, perusahaan jasa transportasi yang didirakan oleh Nadima Karim maupun pesaing-pesaingnya seperti Grab maupun Uber. Tapi disini apakah kalian tahu bisnis-bisnis seperti ini termasuk kategori bisnis apa? Bisnis seperti termasuk bisnis Ecomeerce.
Apa yang kita tahu tentang Ecommerce? Kata Ecommerce sudah banyak digunakan dikalangan masyarakat luas, dalam bahasa Indonesia Ecommerce atau Electronic Commerce dapat diartikan sebagai perdagangan yang dilakukan secara elektronik. Sebelum membahas itu semua, ktia harus kembali ke tahun 1957 dimana lahirnya internet yang sebenarnya pada saat itu penggunaannya hanya dibatasi untuk pemerintah dan militer Amerika. Tapi seiring berjalannya waktu pada tahun 1989 internet sudah dapat digunakan secara publik oleh masyarakat.
Secara tidak sadar kehidupan kita sudah diatur oleh internet dan hampir seluruh aspek sudah terkomputerisasi seperti contoh ketika kita membuat makalah riset, bermain game, bersosialisasi dengan yang lain, bahkan melakukan kegiatan jual beli yang disebut Ecommerce. Jadi dalam hal ini, jika anda melakukan kegiatan jual beli suatu barang nyata ataupun tidak nyata secara online anda sudah terlibat dalam kegiatan Ecommerce. Bahkan jika anda hanya melihat produk-produk yang ada di internet tersebut anda otomatis sudah terlibat dalam kegiatan Ecommercce.
Ecommerce terjadi juga pada Business dan Consumers dimana hal tersebut disebut sebagai B2C. B2C merupakan hal yang paling memungkinkan untuk anda agar terlibat di dalam kegiatan Ecommerce. Dalam kasus lain Ecommerce bisa terjadi juga antara Business dan Business atau disebut juga B2B, dapat terjadi juga antara Consumers dan Consumers, seperti contoh ketika consumer menjual dan membeli barang website pelelangan yang disebut juga sebagai P2P. di Ecommerce menyediakan platform untuk bisnis-bisnis dari negara lainnya, hari-hari dimana bisnis hanya berjalan di negara mu sendiri sudah lama hilang. Ingatlah bahwa Electronic Commerce merupakan hal yang besar dan terus berkembang.