Showing posts with label Company. Show all posts
Showing posts with label Company. Show all posts





Ok langsung aja, disini jika kita berbicara tentang Valve atau Steam pasti apa yang para gamer pikirkan disini pastinya berhubungan dengan game. Mau tidak mau Valve ini merupakan salah satu distributor game dan game developer terbesar di dunia.  Untuk para gamer kelas berat saja, siapa yang ngga tau game CS:GO, Team Fortress, Dota 2, atau lain sebagainya? saya yakin hampir semua gamer tahu game-game tersebut, biarpun dia belum pernah main game-game tersebut tapi pasti dia tahu, akibat dari pamor game tersebut.
Founder dari Perusahaan ini adalah mantan pekerja Microsoft yaitu Gabe Newell dan Mike Harrington dan jangan salah dia pernah belajar di Harvard University meskipun di drop out akan alasan tertentu. Perusahaan valve ini sebenarnya sering mengalami jatuh bangun kita ambil contoh Game Half-Life. Salah satu kendala dari game ini ialah susahnya melakukan patch, jika valve ingin melakukan patch pada game ini maka game ini harus maintenance selama beberapa hari, dan itu merupakan kerugian besar bagi perusahaan valve. Akibat dari kendala tersebut terbentuklah inovasi atau pemikiran untuk membuat engine dan engine itu disebut Steam. Dengan Engine ini Valve tidak perlu lagi update/maintenance/patch dengan waktu yang lama dan update sudah bisa langsung dilakukan di engine Steam itu sendiri. Setelah Kesuksesan half-life muncullah game-game besar lainnya seperti Dota 2 atau CS:GO.



Tahukah kalian hal yang paling menarik dari Valve (steam) ini? hal yang paling menarik adalah sistem pemasaran mereka. Bagaimana sistem pemasaran mereka? mereka melakukan diskon besar-besaran di produk game yang mereka jual mulai dari 10-90%. Mungkin terdengar gila ketika mendengar diskon 90% tapi dengan diskon itu pula dapat membuat kita tergiur untuk membeli game tersebut dan itulah yang membuat Valve (steam) sukses besar.

Hikmah preneurship yang bisa kita ambil dari Perusahaan ini adalah, semua hal di dunia ini pasti kita jalani dengan jatuh bangun tetapi jangan langsung menyerah dan jika kalian sudah berhasil, buatlah selalu inovasi-inovasi baru agar dapat memajukan hal yang kalian kerjakan tersebut.

Fun fact, Mantan kepala Pemasaran Valve (steam), Yanis Varoufakis, menjabat menjadi menteri keuangan Yunani.

Sudah banyak orang yang melaksanakan kegiatan Ecommerce, bahkan ketika anda memesan transportasi online lewat aplikasi saja sudah termasuk kegiatan Ecommerce. Mulai dari membeli garam sampai dengan membeli tiket pesawat, jika hal-hal tersebut melibatkan proses jual beli dengan menggunakan fasilitas elektronik seperti internet artinya itu sudah disebut juga sebagai kegiatan Ecommerce.

Jaman sekarang sudah banyak barang yang diperjual belikan lewat internet, tapi apakah kalian tahu dari mana awal mula semua itu? Apakah kalian tahu barang apa yang pertama kali dijual di internet?
Berdasarkan tweet "Pizza Hut", barang pertama yang diperjualbelikan lewat internet adalah produk Pizza Hut pada tahun 1994. Banyak orang yang beranggapan bahwa produk Pizza Hutlah yang pertama kali dibeli secara online, faktanya ternyata tidak seperti itu.


Dalam surat kabar "New York Times" memang pembelian barang pertama secara online dilakukan pada tahun 1994 tapi tidak oleh Pizza Hut. Jika kita ingin tahu siapa yang pertama kali melakukan kegiatan Ecommerce kita harus kembali sebelum World Wide Web bahkan itu sendiri, kita harus kembali ke tahun 1969 dimana era ARPANET atau yang biasa disebut juga "Advanced Research Projects Agency Network" dimulai.


ARPANET
Secara garis besar ARPANET pada tahun 1969 digunakan sebagai perangkat guna memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam hal sharing. Jadi bayangkan jika anda memiliki kapasitas untuk berkomunikasi dengan banyak mahasiswa di Amerika, untuk mahasiswa Stanford hal pertama yang mereka lakukan adalah membeli ganja dari mahasiswa MIT pada saat itu. Tapi dikarenakan itu hanya sekedar chat biasa dan tidak ada kegiatan jual beli yang sebenarnya seperti yang kita lakukan di jaman sekarang hal tersebut tidak bisa disebut Ecommerce dan itu juga merupakan hal yang ilegal.

Jane Snowball
Berjalannya waktu, pada bulan Mei tahun 1989 seorang nenek Inggris berumur 72 tahun yang bernama Jane Snowball membeli mentega, telur, dan sereal dengan menggunakan Video Tex. Apa itu video tex? Pada dasarnya Video Tex adalah sebuah TV yang dapat menyambungkan jaringan telepon anda ke jaringan telpon toko-toko disekitar dimana Jane bisa memesan barang-barang tersebut dan meminta orang-orang toko untuk mengantarnya ke rumah Jane dan Jane membayar mereka secara kas. Tapi sayangnya Video Tex belum bisa menjadi sesuatu yang diterima publik sehingga kegiatan tersebut belum bisa dibilang Eccomerce.

The Key Pioneer
1994, tahun dimana Ecommerce dimulai. Tapi disini bukan Pizza Hut yang bersifat sebagai kunci tetapi lebih tepatnya seseorang yang bernama Dan Kohn. Dan Kohn  merupakan orang yang pertama melakukan kegiatan web start-up pada saat itu. Kegiatan Ecommerce pertama pun dimulai pada tanggal 11 Agustus 1994 dimana teman Dan Kohn membeli CD musik band STING atau yang disebut juga dengan "First Secure Online Transaction".

Disinilah peran Dan Kohn sebagai pemegang kunci untuk membuka pintu dunia Ecommerce seperti yang kita tahu saat ini.

Di Indonesia bahkan di dunia sudah banyak usaha-usaha yang dilakukan olah orang banyak guna membuat bisnis mandiri bagi masyarakat. Dalam hal ini orang-orang banyak membuat model-model bisnis guna menggambarkan pemikiran mereka guna menciptkan, memberikan, dan menangkap nilai-nilai positif maupun negatif dalam masyarakat.

Diperkirakan di tahun 2017 ini usaha Ecommerce di Indonesia akan masuk ke tahap stagnant dan hanya orang-orang yang dapat menciptakan value proposition, keunikan dan diferensiasi serta dilengkapi dengan kreatifitas tinggi yang dapat mengembangkan bisnis-bisnis model tersebut ke tahap yang lebih baik.

Berikut adalah daftar bisnis-bisnis dunia yang unik serta memiliki value menarik:

1. Skillshare  
Skillshare adalah sebuah platform yang diciptakan oleh Malcolm Ong dan Michael Karnjanaprakorn pada tahun 2011 sebagai tempat komunitas bagi siapapun yang ingin belajar bahkan mengajar. Pada awalnya Skillshare merupakan tempat pembelajaran yang cukup mahal. Dengan biaya US$ 20 sampai dengan US$ 25 per bulan anda sudah diajar oleh para ahli-ahli terntentu. Tapi sekarang dengan menganut konsep semua orang bisa mengajar biaya pembelajaran per bulannya adalah US$ 10.

Jadi apa yang membuat Skillshare ini unik? kebanyakan bisnis edukasi banyak menggunakan tenaga kerja yang memiliki background seperti profesor, guru, ilmuan, dokter, dan lain lain, tapi di Skillshare tidak hanya orang-orang yang bekerja di bidang edukasi saja yang dapat mengajar di Skillshare ahli-ahli yang memiliki multi talenta lainnya juga dapat mengajar di platform Skillshare ini.



2. Stitch Fix

Apakah anda pernah bermain game yang memerlukan avatar? Kalian disuruh untuk menghias avatar kalian sesuai keinginan kalian bukan? Perusahaan personal jasa styling yang diciptakan oleh Katrina Lake ini memiliki konsep yang sama tetapi apa yang kalian hias bukanlah sebuah avatar lagi tetapi diri kalian sendiri.

Melihat dari data diri yang sudah kalian masukan ke database perusahaan tersebut, perusahaan mengerti akan ukuran, bentuk, bahkan gaya hidup dan memberi konsumer opsi pakaian dan accessories.

Konsep retail yang belum pernah ada tersebut membuat binis model yang diciptakan oleh Katrina Lake ini menjadi salah satu bisnis model terunik.


3. Warby Parker
Warby Parker merupakan brand amerika yang menjual resep kacamata biasa dan kacamata hitam secara online maupun offline. perusahaan ini diciptakan oleh David Gilboa, Neil Blumenthal, Andrew Hunt, dan Jeffrey Raider pada tahun 2010.

Warby Parker memiliki konsep unik yang sama dengan perusahaan Stitch fix dimana dengan Warby Parker kita dapat mengatur kacamata yang kita sukai dengan menghilangkan middleman serta mematok harga yang murah dan memiliki pamor yang tinggi.


4. Uber
Di indonesia ada beberapa macam jasa transportasi online yang sudah banyak kita tahu seperti Grab, Go-jek, dan Uber. Tapi dari semua trasnportasi jasa tersebut, perusahaan jasa Trasi Kalanic dan Garrett Camp lah yang pertama kali menunjukan keunikan mereka dalam persaingan Ecommerce. Pada tahun 2009 mereka menciptkan platform jasa transportasi online sebagai tempat mempertemukan driver dengan pelanggan hanya dengan pencetan tombol.

"Every Private Driver", slogan tersebut merupakan salah satu kekuatan Uber. Meskipun banyak negara yang menentang adanya Uber dikarenakan mereka tidak termasuk transportasi umum melainkan transportasi pribadi, Uber tetap bisa meraup keuntungan sebesar US$500 juta pada tahun 2014 dan Uber juga sudah ada lebih di 500 kota di seluruh dunia.


5. Lunchspread 


Perusahaan ciptaan Hee Min Kim dan Andy Wang ini bersifat sebagai promotor bagi restaurant-restaurant yang baru maupun yang sudah lama. Konsep dari Lunchspread ini sama sederhananya dengan konsep Uber dimana uber mempertemukan Driver dengan pelanggan disini Lunchspread mempertemukan Restaurant dengan pelanggan (C2C).

Detail "How it works" dari perusahaan Lunchspread ini adalah, dengan fee tertentu mereka mempromosikan free samples dari restaurant ke pelanggan, biasanya orang-orang yang bekerja di kantor. Pelanggan yang ingin mencicipi free samples dari restaurant tersebut harus mendaftarkan diri mereka terlebih dahulu agar terkoneksi dengan restaurant-restaurant partner. Identitas makanan dan restaurant akan dirahasiakan agar mereka dapat menjawab survei akan sample food yang mereka konsumsi.

Keunikan yang dapat dilihat disini adalah pertimbangan Lunchspread bahwa semua orang suka makanan gratis dan mereka menggunakan itu sebagai strategi marketing mereka.