Showing posts with label Ask. Show all posts
Showing posts with label Ask. Show all posts

Dalam beberapa dekade ini sudah banyak perubahan di website-website yang ada di Internet. Website di masa-masa dulu masih kurang menarik dibanding dengan website-website jaman sekarang. Sudah banyak website yang unjuk gigi dalam menunjukan fungsionalitas website guna kenyamanan pengunjung website itu sendiri.

Mungkin orang beranggapan bahwa perubahan-perubahan itu hanya terjadi dalam hal design web tersebut. Disini kita tidak boleh membangun sebuah website sesuai perspektif kita sendiri tetapi juga perspektif pengunjung website itu juga. Apakah dengan adanya fitur-fitur di website, design yang menarik, dapat membuat website anda sering dikunjungi? Banyak hal yang haru diperhatikan untuk anda itu sendiri.

Hal ini merupakan tantangan bagi orang-orang yang ingin membangun bisnis website Ecommerce mereka yang baru. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan bagi anda yang ingin membangun website Ecommerce anda.


Biaya Membangun Web


Ketika anda ingin membangun website anda haru mencari tahu terlebih dahulu uang atau budget yang harus anda keluarkan untuk membangun website tersebut. Anda tidak mau keluar uang terlalu banyak untuk sebuah website? Anda bisa mendapatkan website yang gratis tanpa bayaran apapun.

Ketika kita ingin membuat web-web tersebut biasanya dalam hal fiturisasi akan dikategorikan dalam 2 jenis kategori, yang pertama Free dan yang kedua Premium. Pastinya untuk setiap kategori ini memiliki harga sendiri dimana biasanya memiliki rentang harga sebesar US$4 sampai dengan US$50 per bulannya. Apa perbedaan Free dan Premium? Fitur disediakan. Fitur Premium selalu lebih lengkap dibanding fitur yang terdapat di kategori Free.

Contoh: Weebly dalam kategori free hanya menyediakan kapasitas storage sebesar 500mb


Mudah Digunakan dan Diedit


Pada umumnya, orang-orang yang ingin membuat sebuah website tidak terlalu mengerti dalam hal teknikal dalam membuat sebuah website. Oleh karena itu perlu adanya kemudahan ketika ingin membangun sebuah website di platform tersebut.

Diperlukan juga mudahnya untuk mengedit segala sesuatu di website yang sedak kita bangun. Jika kita ingin membuat sebuah fitur di website kita pastinya kita tidak ingin di susahkah dalam memasukan fitur tersebut kedalam website kita.


Design dan Tampilan


Tampilan suatu website merupakan hal sangat penting bagi pengunjungnya, tetapi disini perlu diingat bahwa design tidak cuma termasuk dalam hal warna, gambar, tetapi juga tombol navigasi, kecepatan halaman dalam loading, font yang menarik dan lain sebagainya.

Anda tidak perlu khawatir, banyak penyedia website diluar sana yang menyediakan tema-tema yang bermacam-macam dan mudah untuk digunakan serta menarik bagi pengunjung website anda.


SEO



Apa itu SEO? Kepanjangan SEO adaah "Search Engine Optimization". Secara garis besar SEO adalah proses untuk membuat website adalah dapat lebih sering muncul di search engine. Bagi anda yang ingin membangun website guna sebagai sarana Ecommerce pastinya ingin agar website anda ditemukan oleh para pengelana internet.

Untuk hal SEO kita dapat mengambil contoh seperti kita memilih judul artikel yang akan kita ambil. Kalian disini harus berpikir judul atau keyword apa yang akan dicari oleh banyak orang pada umumnya. Untuk lebih detail anda dapat mencari di Google tentang bagaimana menerapkan SEO yang lebih baik di situs web anda.


Pengguna Smartphone



Berdasarkan data yang ada penggunaan Smartphone di dunia ini sudah mencapai titik yang sangat tinggi sekitar 121%. Sudah banyak orang yang menggunakan Smartphone mereka untuk dapat mengakses segala hal. Jadi, bagaimana jika mereka ingin mengakses situs anda? tentu anda juga harus mempersiapkan layout tersendiri bagi pengguna-pengguna smartphone. Disini website yang bertanggung atas pembuatan website anda sudah seharusnya menyediakan fitur agar tampilan website dapat kompatibel dengan smartphone, oleh karena itu perlu adanya juga editor yang mengatur hal-hal seperti ini.



Perkembangan Eccomerce di Indonesia sudah berjalan selama bertahun-tahun, dalam kurun waktu itu pula sudah banyak perusahaan Ecommerce yang bergerak diberbagai macam bidang seperti Elektronik, hiburan, permainan, furnitur, dan lain-lain. Tapi ada beberapa masalah yang harus dihadapi terlebih dahulu oleh masyarakat Indonesia ketika mereka ingin membuka suatu usaha Ecommerce, itu adalah jenis Ecommerce itu sendiri. Apakah saya harus membuka Ecommerce dibidang furnitur? Apakah saya akan mendapatkan revenue yang wajar jika saya membuka usaha ini? Apakah banyak orang yang suka menjalankan kegiatan Ecommerce di bidang ini? Pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti sekilas terlintas di pikiran kita ketika kita ingin membuka suatu usaha. Berikut adalah tips jenis usaha untuk dapat membuka usaha Ecommerce di Indonesia.

Research
First thing first, kita harus mencari tahu akan perkembangan ekonomi di Ecommerce Indonesia saat ini. Seperti yang dapat kita lihat diagram di bawah akan pertumbuhan ekonomi (revenue) Ecommerce di Indonesia.

Pertumbuhan Ecommerce yang tergolong paling besar dipegang oleh kategori Fashion dan untuk yang paling yang kecil dipegang oleh kategori Food & personal care.


Brain storming
Apakah kalian akan langsung memilih Eccomerce dalam kategori fashion untuk bisnis kalian? Apakah dikarenakan kategori Fashion memiliki revenue tertinggi sehingga kalian ingin membuka bisnis dalam bidang tersebut? Itu merupakan pemikirian yang salah. Ketika kalian melihat revenue yang besar di suatu kategori/bidang, itu mengidikasikan bahwa Ecommerce di bidang tersebut memiliki cukup banyak pesaing, dan pesaing-pesaing tersebut bukan pesaing-pesaing kecil, dalam hal fashion pesaing yang akan kalian hadapi adalah seperti lazada dan matahari mall.

Jadi kategori apa yang harus kalian pilih? Ketika kalian melihat revenue yang besar mengidikasikan susahnya persaingan, oleh karena itu disini disarankan kalian untuk memilih sebaliknya. Apa itu? kategori Food and personal Care dimana dengan revenue kecil diindikasikan belum terlalu susahnya persaingan di bidang tersebut.


Magic touch
Apakah kalian hanya akan membuat perusahaan Ecommerce dalam kategori Food and personal care dengan begitu saja? Tentu tidak dalam hal ini kalian memerlukan sentuhan kreativitas kalian dalam membuat usaha bisnis tersebut. Kita dapat mengambil contoh kreatif dari perusahan "Lunch Spread".


Detail "How it works" dari perusahaan Lunchspread ini adalah, dengan fee tertentu mereka mempromosikan free samples dari restaurant ke pelanggan, biasanya orang-orang yang bekerja di kantor. Pelanggan yang ingin mencicipi free samples dari restaurant tersebut harus mendaftarkan diri mereka terlebih dahulu agar terkoneksi dengan restaurant-restaurant partner. Identitas makanan dan restaurant akan dirahasiakan agar mereka dapat menjawab survei akan sample food yang mereka konsumsi.

Artikel hanya berisi riset dan opini dari diri saya, mahasiswa S1 Technopreneuship, bukan sebuah kewajiban bagi pembaca untuk mengikuti seluruh artikel ini. Disini hanya tinggal pintar dan kreatif kalian dalam membentuk usaha bisnis kalian.
Semoga bermanfaat.

Sudah banyak orang yang melaksanakan kegiatan Ecommerce, bahkan ketika anda memesan transportasi online lewat aplikasi saja sudah termasuk kegiatan Ecommerce. Mulai dari membeli garam sampai dengan membeli tiket pesawat, jika hal-hal tersebut melibatkan proses jual beli dengan menggunakan fasilitas elektronik seperti internet artinya itu sudah disebut juga sebagai kegiatan Ecommerce.

Jaman sekarang sudah banyak barang yang diperjual belikan lewat internet, tapi apakah kalian tahu dari mana awal mula semua itu? Apakah kalian tahu barang apa yang pertama kali dijual di internet?
Berdasarkan tweet "Pizza Hut", barang pertama yang diperjualbelikan lewat internet adalah produk Pizza Hut pada tahun 1994. Banyak orang yang beranggapan bahwa produk Pizza Hutlah yang pertama kali dibeli secara online, faktanya ternyata tidak seperti itu.


Dalam surat kabar "New York Times" memang pembelian barang pertama secara online dilakukan pada tahun 1994 tapi tidak oleh Pizza Hut. Jika kita ingin tahu siapa yang pertama kali melakukan kegiatan Ecommerce kita harus kembali sebelum World Wide Web bahkan itu sendiri, kita harus kembali ke tahun 1969 dimana era ARPANET atau yang biasa disebut juga "Advanced Research Projects Agency Network" dimulai.


ARPANET
Secara garis besar ARPANET pada tahun 1969 digunakan sebagai perangkat guna memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam hal sharing. Jadi bayangkan jika anda memiliki kapasitas untuk berkomunikasi dengan banyak mahasiswa di Amerika, untuk mahasiswa Stanford hal pertama yang mereka lakukan adalah membeli ganja dari mahasiswa MIT pada saat itu. Tapi dikarenakan itu hanya sekedar chat biasa dan tidak ada kegiatan jual beli yang sebenarnya seperti yang kita lakukan di jaman sekarang hal tersebut tidak bisa disebut Ecommerce dan itu juga merupakan hal yang ilegal.

Jane Snowball
Berjalannya waktu, pada bulan Mei tahun 1989 seorang nenek Inggris berumur 72 tahun yang bernama Jane Snowball membeli mentega, telur, dan sereal dengan menggunakan Video Tex. Apa itu video tex? Pada dasarnya Video Tex adalah sebuah TV yang dapat menyambungkan jaringan telepon anda ke jaringan telpon toko-toko disekitar dimana Jane bisa memesan barang-barang tersebut dan meminta orang-orang toko untuk mengantarnya ke rumah Jane dan Jane membayar mereka secara kas. Tapi sayangnya Video Tex belum bisa menjadi sesuatu yang diterima publik sehingga kegiatan tersebut belum bisa dibilang Eccomerce.

The Key Pioneer
1994, tahun dimana Ecommerce dimulai. Tapi disini bukan Pizza Hut yang bersifat sebagai kunci tetapi lebih tepatnya seseorang yang bernama Dan Kohn. Dan Kohn  merupakan orang yang pertama melakukan kegiatan web start-up pada saat itu. Kegiatan Ecommerce pertama pun dimulai pada tanggal 11 Agustus 1994 dimana teman Dan Kohn membeli CD musik band STING atau yang disebut juga dengan "First Secure Online Transaction".

Disinilah peran Dan Kohn sebagai pemegang kunci untuk membuka pintu dunia Ecommerce seperti yang kita tahu saat ini.